Kapal feri St. Thomas Aquinas tersebut mengangkut 870 penumpang dan kru ketika kecelakaan itu terjadi pada Jumat, 16 Agustus sekitar pukul 21.00 waktu setempat, di perairan dekat pelabuhan Cebu, kota terbesar kedua di Filipina. Kapal feri tersebut tenggelam dengan cepat usai tabrakan itu.
Kapal-kapal penjaga pantai dan militer serta kapal-kapal nelayan kemudian berhasil menyelamatkan lebih dari 600 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal MV St. Thomas Aquinas tenggelam. Sementara kapal kargo Sulpicio Express 7 yang mengangkut 36 kru, tidak tenggelam dalam insiden itu.
Hingga saat ini, sedikitnya 215 orang masih belum ditemukan dan 26 jasad telah ditemukan. "Kejadiannya sangat cepat, sekitar 10 menit sebelum feri tersebut tenggelam," kata wakil komandan penjaga pantai, Laksamana Laut Luis Tuason.
(ita/ita)











































