Insiden ini terjadi saat Dr CS Kumar bersama keluarganya tengah dalam perjalanan pulang ke Kuala Lumpur dengan mobil. Di tengah jalan, tepatnya di jalan tol antara Tapah dan Bidor, dia menyaksikan kecelakaan yang melibatkan dua mobil.
"Sebuah mobil BMW dan mobil Proton Waja bertabrakan, akibatnya mobil Waja terbakar hebat," tutur Dr Kumar seperti dilansir Asia One, Rabu (14/8/2013).
Dr Kumar yang merupakan ayah dari 3 anak ini langsung menepikan mobilnya dan mendekati mobil yang terbakar. Dengan dibantu saudara iparnya, Dr Kumar menarik keluar si pengemudi mobil. Seorang pengguna jalan lainnya menarik penumpang yang lain.
Pada saat itulah Dr Kumar melihat seorang bayi dan ibunya yang masih berada di kursi belakang mobil. Dia berusaha mengeluarkan dan menyelamatkan keduanya.
"Bayi perempuan, yang diperkirakan berusia 14 bulan, dalam keadaan tidak bernapas. Dia terlihat tak berdaya, tubuhnya biru. Saya letakkan telinga saya ke dadanya dan mendengar jantungnya berdetak," ucap kepala unit trauma ortopedi Universiti Malaya Medical Centre ini.
Dengan segera Dr Kumar membawa bayi tersebut ke tengah jalan yang lebih leluasa. Dia kemudian melakukan pernapasan buatan serta resusitasi mulut ke hidung terhadap bayi tersebut.
"Untunglah, sekitar satu setengah menit kemudian, dia mulai menangis," terang pria berusia 41 tahun ini.
Dr Kumar mengaku, ini merupakan pengalaman pertamanya menyaksikan kecelakaan mobil yang melibatkan kebakaran. Dia mengaku lega, bahwa sejumlah pengguna jalan lain juga memutuskan berhenti dan membantu korban kecelakaan.
Secara terpisah, kepala kepolisian Tapah, Inspektur Som Sak Din Keliaw menuturkan bahwa kecelakaan dipicu ketika sopir mobil Proton Waja berpindah jalur secara tiba-tiba. Tabrakan tersebut merusak tangki bahan bakar sehingga menimbulkan kebakaran hebat. Pengemudi dan penumpang mobil Waja lainnya berhasil selamat meski mengalami luka ringan.
(nvc/ita)











































