Juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris di London menyatakan, beberapa staf kedutaan Inggris telah ditarik dari Sanaa karena alasan keamanan.
"Kedutaan akan ditutup pada 4 dan 5 Agustus," ujar juru bicara tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (3/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor Luar Negeri Inggris juga mengingatkan seluruh warga Inggris untuk tidak bepergian ke Yaman. Warga Inggris yang masih berada di Yaman pun diimbau keras untuk segera meninggalkan negeri itu.
Sebelumnya, pemerintah AS telah mengeluarkan peringatan global mengenai adanya rencana Al-Qaeda untuk melancarkan serangan di Timur Tengah atau Afrika Utara pada Agustus ini. Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengumumkan, setidaknya 22 kedutaan dan konsulat AS akan ditutup pada Minggu, 4 Agustus besok sebagai langkah pencegahan.
Menurut Deplu AS, serangan-serangan mungkin terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara.
"Informasi yang ada menunjukkan bahwa Al-Qaeda dan organisasi-organisasi terkait terus merencanakan serangan-serangan teroris di wilayah tersebut dan di luarnya, dan bahwa mereka mungkin memfokuskan upaya untuk melakukan serangan dalam kurun waktu sekarang dan akhir Agustus," demikian peringatan Deplu AS untuk seluruh warga AS di dunia.
Disebutkan bahwa kemungkinan para teroris akan menyerang sistem transportasi publik dan infrastruktur wisata lainnya.
(ita/ita)










































