"Ini jauh lebih spesifik daripada rangkaian ancaman manapun yang pernah saya temui dalam 10 tahun terakhir," kata anggota DPR AS dari partai Republik, Peter King seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (3/8/2013).
Menurut Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, serangan-serangan Al-Qaeda itu mungkin terjadi khususnya di Timur Tengah dan Afrika Utara. Dan kemungkinan terjadi atau berasal dari Semenanjung Arab.
"Informasi yang ada menunjukkan bahwa Al-Qaeda dan organisasi-organisasi terkait terus merencanakan serangan-serangan teroris di wilayah tersebut dan di luarnya, dan bahwa mereka mungkin memfokuskan upaya untuk melakukan serangan dalam kurun waktu sekarang dan akhir Agustus," demikian peringatan Deplu AS untuk seluruh warga AS di dunia.
Disebutkan bahwa kemungkinan para teroris akan menyerang sistem transportasi publik dan infrastruktur wisata lainnya.
Sebagai langkah pencegahan, Deplu AS telah menutup setidaknya 22 kedutaan atau konsulat AS pada Minggu, 4 Agustus besok, yang merupakan hari kerja di banyak negara Islam.
Juru bicara Deplu AS, Marie Harf mengatakan, sejumlah kedutaan dan konsulat AS kemungkinan juga akan terus ditutup setelah Minggu besok.
Menurut pejabat-pejabat AS, peringatan khusus ini dikeluarkan karena didasarkan pada informasi yang "spesifik, kredibel dan tak bisa dibantah."
(ita/ita)











































