Presiden Iran yang segera lengser, Mahmoud Ahmadinejad melontarkan peringatan keras terhadap musuh Iran, Israel. Dalam pidatonya, Ahmadinejad mencetuskan, badai akan datang menerjang wilayah tersebut dan memusnahkan negara Yahudi itu.
"Saya akan beritahukan, dengan Tuhan sebagai saksi saya, badai dahsyat akan datang dan akan memusnahkan dasar Zionisme," cetus Ahmadinejad dalam pidatonya yang disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/8/2013).
Dalam pidatonya itu, Ahmadinejad juga menuding Israel dan negara-negara Barat pendukungnya mengobarkan perpecahan di Timur Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut disampaikan Ahmadinejad dalam pesannya memperingati Hari Quds (Yerusalem). Ini merupakan salah satu pidato publik terakhirnya sebelum lengser sebagai presiden. Ahmadinejad akan digantikan oleh Hassan Rowhani yang telah memenangkan pemilihan presiden Iran yang digelar 14 Juni lalu.
Peringatan tahunan Hari Quds ditandai warga Iran dengan aksi-aksi demo, yang dipenuhi dengan pidato-pidato dan khotbah yang mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mengecam Israel.
Siaran TV pemerintah Iran memperlihatkan ratusan ribu orang melakukan aksi turun ke jalan di berbagai wilayah Iran. Mereka meneriakkan "Matilah Israel" dan "Matilah Amerika".
(ita/ita)











































