Menurut sumber-sumber keamanan dan rumah sakit seperti dilansir News.com.au, Jumat (2/8/2013), lebih dari 26 orang lainnya luka-luka dalam rentetan serangan yang terjadi pada Kamis, 1 Agustus tersebut.
Dalam rangkaian kekerasan tersebut, para pria bersenjata menembak mati empat tentara dan melukai tiga tentara lainnya di dekat Tikrit, sebelah utara Baghdad. Di provinsi Nineveh, kelompok bersenjata menewaskan seorang petugas penjara, sementara serangan bom menewaskan seorang polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gelombang kekerasan terus melanda Irak beberapa bulan terakhir. Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bulan Juli 2013 merupakan bulan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari 1.000 orang telah tewas dalam berbagai serangan sepanjang Juli lalu.
Korban jiwa sebagian besar warga sipil yang tewas dalam serangan-serangan bom dan penembakan di berbagai wilayah Irak. Sekitar 2.109 orang lainnya luka-luka akibat berbagai serangan sepanjang Juli.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Irak, para militan tengah melancarkan perang terbuka di Irak dan mereka ingin mendorong Irak jatuh ke dalam kekacauan.
"Negara ini saat ini tengah menghadapi perang terbuka dari kekuatan-kekuatan sektarian yang haus darah, yang bertujuan menjatuhkan negara ke dalam kekacauan," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Irak.
(ita/ita)











































