Gedung Putih menyatakan, Obama menelepon Netanyahu dan Abbas untuk menyampaikan pujian atas kepemimpinan mereka dalam mengirimkan para negosiator ke meja perundingan di Washington, AS. Dialog ini merupakan yang pertama kali digelar sejak negosiasi langsung Israel-Palestina terhenti tiga tahun lalu.
Menurut Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/8/2013), Obama juga mengatakan bahwa kedua pihak punya banyak hal yang harus dilakukan pada bulan-bulan mendatang. Obama pun menegaskan dirinya akan mendukung dan bekerja sama secara erat dengan kedua pihak dalam upaya mereka mencapai perdamaian.
Para negosiator dari Israel dan Palestina telah bertemu di Washington sejak Senin, 29 Juli waktu setempat untuk memulai pembicaraan yang telah lama terhenti. Diharapkan pertemuan-pertemuan ini nantinya akan menghasilkan kesepakatan damai yang telah lama dinanti-nanti. Diperkirakan pembicaraan damai ini akan memakan waktu sekitar 9 bulan.
Dialog langsung Israel-Palestina terakhir kali mandek pada September 2010 dikarenakan terus berlangsungnya pembangunan pemukiman warga Israel di wilayah Palestina.
Kedua pihak juga tak bisa mencapai kata sepakat mengenai sejumlah isu. Termasuk nasib Yerusalem yang diklaim oleh kedua pihak, juga tentang para pengungsi Palestina, perbatasan negara Palestina nantinya dan nasib pemukiman Yahudi yang tersebar di wilayah Tepi Barat.
(ita/ita)











































