Ledakan Dahsyat di Pabrik Gas Florida, 15 Pekerja Hilang

Ledakan Dahsyat di Pabrik Gas Florida, 15 Pekerja Hilang

- detikNews
Selasa, 30 Jul 2013 13:37 WIB
Ledakan Dahsyat di Pabrik Gas Florida, 15 Pekerja Hilang
news.com.au/Twitter
Florida - Sebuah pabrik gas di Lake County, Florida, Amerika Serikat mengalami serangkaian ledakan dahsyat. Dilaporkan beberapa pekerja luka-luka dan sekitar 15 pekerja lainnya tidak diketahui keberadaannya alias hilang.

Juru bicara kantor Sheriff Lake County, Letnan John Herrell menuturkan, ledakan ini terjadi pada Selasa (30/7) dini hari waktu setempat. Saat kejadian, terdapat sekitar 24 pekerja yang tengah bertugas malam di pabrik gas bernama Blue Rhino tersebut.

Demikian seperti dilansir Fox News dan news.com.au, Selasa (30/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tayangan dari udara yang ditayangkan televisi setempat menunjukkan situasi di lokasi kejadian yang masih diselimuti api dan asap kebakaran akibat ledakan tersebut. Petugas pemadam telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman kebakaran serta pencarian dan penyelamatan korban.

Direktur Divisi Manajemen Darurat Florida, Bryan Koon mengaku belum mengetahui pasti jumlah korban luka ataupun soal adanya korban jiwa dalam ledakan ini. Pemerintah setempat telah mengevakuasi warga yang tinggal sejarak satu mil dari lokasi kejadian.

Secara terpisah, Sheriff Lake County Gary Borders menyatakan, ledakan ini terjadi di dalam salah satu bangunan di kompleks pabrik tersebut. Atap salah satu gedung bahkan dilaporkan hangus akibat ledakan tersebut.

Sementara itu, MyFoxOrlando.com melaporkan, dua pekerja dilarikan ke rumah sakit setempat dengan mengalami luka bakar serius dan dalam kondisi kritis. Dilaporkan ada antara 12-15 pekerja di dalam kompleks pabrik tersebut.

Mereka dilaporkan sempat mendekati gedung saat terdengar ledakan, namun kemudian berusaha menyelamatkan diri saat ledakan membesar. Hingga saat ini, sebanyak 15 pekerja tersebut belum ditemukan. Aparat setempat mengkhawatirkan mereka menjadi korban jiwa akibat ledakan ini.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini