Disebut Layak Diperkosa
|
Reuters
|
"Kenapa tak ada orang yang memperkosanya, agar dia mengerti apa perasaan korban dari pelaku kejahatan ini. Memalukan!" tulis Valandro di Facebook sembari memposting foto Cecile.
Dia menulis itu sebagai respons atas artikel tentang kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh dua orang Somalia. Untuk diketahui, Cecile saat ini sedang memperjuangkan status kewarganegaraan para penghuni.
Cecile tak mau menanggapi komentar pedas ini. "Saya tak mau berkomentar karena semua orang pasti tersinggung, tak hanya saya," jawabnya.
Diteror Ancaman Pembunuhan
|
Reuters
|
Akibat ancaman ini, sang wanita berusia 49 tahun ini harus dikawal sejumlah bodyguard. "Ini memang untuk saya, karena sejumlah ancaman yang saya terima, ada perhatian dan pengawalan," ucapnya.
Meski diancam dan diperlakukan tak pantas karena warna kulit, Cecile tetap tenang. Dia tak mau membalas komentar-komentar negatif itu.
"Rasisme memang ada, tapi kita tidak bisa menyebut sebuah negara itu rasis karena ada beberapa episode tentangnya di beberapa daerah," jawabnya.
Disebut 'Zulu' Hingga 'Bonga-bonga'
|
Reuters
|
Mario Borghezio, anggota parlemen partai Northern League, partai yang pernah berafiliasi dengan Silvio Berlusconni, bahkan menyebut Cecile sebagai bagian dari pemerintahan 'bonga-bonga'. Istilah itu merujuk pada 'bunga-bunga', pesta seks yang digelar Berlusconi dengan beberapa rekan wanita. Cecile dianggap lebih cocok sebagai ibu rumah tangga, bukan menteri.
Cecile tak mau banyak komentar soal serangan-serangan ini. Sebaliknya, dia malah menyatakan tak gentar dengan ancaman tersebut.
"Saya berkulit hitam, dan saya mengatakan itu dengan bangga," tegasnya.
Disebut Mirip Orang Utan
|
Reuters
|
"Saya menyukai binatang... tapi ketika saya melihat foto Kyenge, saya tidak bisa tidak membayangkan kemiripannya dengan orang utan," ucap Senator Roberto Calderoli, seperti dilansir AFP.
Pernyataan kontroversial ini diucapkan Calderoli dalam sebuah rapat partai di Treviglio, Italia, yang digelar Sabtu (13/7) waktu setempat. Calderoli merupakan anggota senior Partai Northern League atau yang biasa disebut Partai Lega Nord.
Pernyataan Calderoli ini menyebar luas di media sosial dan menuai banyak kecaman. Bahkan Perdana Menteri Italia Enrico Letta menyebut pernyataan Calderoli ini benar-benar tidak bisa diterima.
"Kata-kata yang dilaporkan media hari ini, yang diucapkan oleh Senator Calderoli terhadap Cecile Kyenge benar-benar tidak bisa diterima dan telah melampaui batas," ujar PM Letta.
Halaman 2 dari 5











































