"Taman bukanlah tempat untuk protes. Mereka harus berfungsi sebagai tempat tenang dan ketenangan bagi semua orang." ujar Gubernur Istanbul, Huseyin Avni Mutlu, seperti dilansir AFP, Sabtu (6/7/2013).
Kawasan Taman Gezi tadinya ditutup terkait aksi demo besar-besaran yang terjadi selama hampir tiga minggu. Namun, Huseyin mengatakan akan membuka kembali kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi-aksi demo yang marak di sejumlah wilayah Turki belakangan ini telah menewaskan empat orang. Sementara hampir 8 ribu orang luka-luka dalam bentrokan antara aparat polisi dan para demonstran antipemerintah.
Pemerintahan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan telah menuai banyak kecaman atas caranya menangani aksi-aksi demo besar-besaran itu. Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya mengecam Erdogan atas penggunaan kekerasan yang berlebihan oleh polisi terhadap demonstran.
(dni/ahy)











































