"Pesawat-pesawat tempur melancarkan beberapa serangan udara di pinggiran Assali (di selatan) dan Qaboon (timur)," demikian disampaikan kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/7/2013).
Kedua daerah yang dibombardir tersebut berada di pinggiran Damaskus. Belum diketahui ada tidaknya korban dalam serangan-serangan udara tersebut.
Observatory juga menyatakan, peperangan antara militer Suriah dan pemberontak juga kembali terjadi di Assali dan kawasan Qadam. Serangan-serangan udara juga dilancarkan ke basis-basis pemberontak lainnya di sebelah timur Damaskus.
Militer Suriah juga terus melancarkan serangan udara ke kota Homs yang banyak dikuasai para pemberontak. Kontak senjata antara tentara Suriah dan para pemberontak pun terus terjadi.
Menurut Observatory, lebih dari 100 ribu orang telah tewas selama konflik Suriah yang telah berlangsung 27 bulan ini. Sebagian besar korban dalam konflik yang dimulai sejak Maret 2011 itu adalah warga sipil.
(ita/ita)











































