Pemerintah Israel angkat bicara mengenai pemerintahan Presiden Mesir Mohamed Morsi yang baru digulingkan militer negeri itu. Rezim Israel menyatakan telah "menjalin kerja sama keamanan yang bagus dengan Mesir di bawah pimpinan Morsi."
Seorang pejabat pemerintah Israel seperti dikutip media Ynet menyampaikan hal tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (5/7/2013).
Pernyataan itu disampaikan setelah Morsi tidak lagi memimpin negeri Mesir. Dia kini dalam tahanan aparat militer Mesir. Sementara Hakim Adly Mansour ditunjuk militer sebagai presiden interim Mesir menunggu pemilu ulang digelar nanti.
Bahkan pembantu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Tzachi Hanegbi, memuji apa yang disebutnya sebagai hubungan baik yang terus berlanjut dengan Mesir. Juga diharapkan, penunjukan Mansour akan membawa ke peningkatan hubungan rezim Tel Aviv dengan Kairo.
Sebelumnya pada Rabu, 3 Juli larut malam waktu setempat, militer Mesir menyatakan berakhirnya kekuasaan Morsi. Jenderal Sisi pun mengumumkan ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mansour sebagai presiden sementara.
Sisi juga menyerukan digelarnya kembali pemilihan presiden dan parlemen di Mesir. Pengumuman ini mendapat sambutan meriah rakyat Mesir di berbagai wilayah. Warga yang berkumpul di jalan-jalan bersorak-sorai dan menggelar pesta kembang api untuk merayakan kejatuhan Morsi.
(ita/nrl)











































