Dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (5/7/2013), militer menyatakan ingin "memastikan adanya rekonsiliasi nasional, keadilan konstruktif dan toleransi."
Juga disebutkan militer, rakyat bisa menggunakan hak mereka untuk berunjuk rasa selama mereka tidak menggunakan hak itu secara berlebihan. Diingatkan militer, demonstrasi yang tidak damai akan mengancam perdamaian sosial dan keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militer juga mengingatkan pihak-pihak untuk melakukan pembalasan dendam terkait krisis Mesir.
"Angkatan bersenjata yakin bahwa sifat dan perilaku pemaaf rakyat Mesir dan nilai-nilai Islam yang abadi, tidak mengizinkan kita untuk membalas dendam dan berbuat serakah," demikian disampaikan militer.
(ita/nrl)











































