"Snowden, will you marry me?" tulis Anna Chapman dalam akun Twitter resminya, seperti dilansir news.com.au, Jumat (5/7/2013).
Pesan menggoda Chapman tersebut sengaja ditulis ketika Snowden sedang berjibaku mencari perlindungan hukum di Rusia, yang merupakan kampung halaman Chapman. Setelah berhasil kabur dari kejaran aparat AS di Hong Kong, Snowden yang pernah bekerja untuk Dinas Keamanan Nasional (NSA) ini diyakini masih berada di Moskow, Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Snowden terhitung masih aktif menggunakan akun Twitter-nya, namun belum ada balasan dari Snowden terhadap pesan Chapman tersebut.
Kicauan Chapman tersebut justru disambut oleh penggemarnya. Sejumlah followers Chapman terlihat antusias dengan lamaran yang disampaikan mata-mata cantik itu. "Kita bisa menjadi saksinya!" tulis salah satu penggemar Champan melalui akun Twitter-nya.
Tahun 2010 lalu, Chapman ditangkap aparat AS bersama-sama dengan 9 agen rahasia Rusia lainnya. Chapman sempat menjadi pemberitaan media internasional karena parasnya yang cantik dan kemampuan intelijennya yang mumpuni.
Selama menjadi mata-mata di AS, Chapman berdalih bekerja sebagai agen real estate di New York sembari menjaring informasi intelijen bagi Rusia. Beberapa waktu lalu, dia kembali menjadi bahan pemberitaan karena foto-foto seksinya menyebar luas di internet.
(nvc/ita)











































