Dua orang tentara Mesir lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden yang sama. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (5/7/2013).
Pasca pelengseran presiden Mohamed Morsi oleh militer, sejumlah kelompok militan setempat terang-terangan menyatakan ancaman. Mereka menyatakan akan melakukan serangkaian kekerasan sebagai aksi balas dendam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga, para militan menggunakan wilayah jarang penduduk yang ada di wilayah utara Mesir sebagai lokasi peluncuran roket mereka.
Belum ada pihak atau kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun otoritas setempat menduga, serangan ini dilakukan oleh kelompok militan yang bermarkas di wilayah Sinai. Kelompok yang sama diketahui menjadi dalang serangan roket terhadap Israel, beberapa waktu lalu.
Mohamed Morsi yang terpilih menjadi Presiden Mesir pada Juni 2012 lalu telah digulingkan militer. Pada Rabu, 3 Juli larut malam waktu setempat, militer Mesir menyatakan berakhirnya kekuasaan Morsi.
Pemimpin militer Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi mengumumkan ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mansour sebagai presiden sementara. Morsi dan para ajudannya kini ditahan di Kementerian Pertahanan Mesir.
(nvc/ita)











































