Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan, pemerintahnya harus bersikap praktis dalam menghadapi situasi ini.
"Kita harus bekerja sama dengan siapapun yang berwenang di Mesir," kata Hague kepada radio BBC seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (3/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hague pun menegaskan penolakannya atas intervensi militer di Mesir. "Kami akan selalu tegas bahwa kami tidak mendukung intervensi militer namun kami akan bekerja sama dengan orang-orang yang berwenang di Mesir. Itu realitas praktis kebijakan luar negeri," tandasnya.
Sebelumnya pada Rabu, 3 Juli larut malam waktu setempat, militer Mesir menyatakan berakhirnya kekuasaan Morsi. Jenderal Sisi pun mengumumkan ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mansour sebagai presiden sementara.
Sisi juga menyerukan digelarnya kembali pemilihan presiden dan parlemen di Mesir. Pengumuman ini mendapat sambutan meriah rakyat Mesir di berbagai wilayah. Warga yang berkumpul di jalan-jalan bersorak-sorai dan menggelar pesta kembang api untuk merayakan kejatuhan Morsi.
(ita/ita)











































