Inggris Tidak Dukung Intervensi Militer di Mesir, Imbau Hindari Kekerasan

Inggris Tidak Dukung Intervensi Militer di Mesir, Imbau Hindari Kekerasan

- detikNews
Kamis, 04 Jul 2013 11:05 WIB
Inggris Tidak Dukung Intervensi Militer di Mesir, Imbau Hindari Kekerasan
foto: News.com.au
London, - Pasca tumbangnya Presiden Mesir Mohamad Morsi, situasi menjadi semakin berbahaya. Semua pihak diimbau agar bisa menghindari kekerasan. Kementerian Luar Negeri Inggris tidak menyetujui penggunaan kekuatan militer untuk mengatasi ketegangan politik Mesir.

"Kerajaan Inggris tidak mendukung intervensi militer sebagai cara untuk menyelesaikan perselisihan dalam sistem demokrasi," kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague seperti dilansir AFP, Kamis (4/7/2013).

Menurut Hague, penggunaan kekuatan militer untuk meredakan ketegangan bisa berakibat fatal bagi keamanan Mesir. Pilihan terbaik yang bisa diambil adalah sikap menahan diri dari masing-masing pihak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi di Mesir sangat berbahaya. Kita imbau agar semua pihak di sana bisa menahan diri dan menghindari kekerasan," tandas Hague.

Pejabat tinggi Inggris itu mengimbau agar para pemimpin mesir bisa menunjukkan visinya. Ini penting untuk melancarkan transisi demokratis pada situasi politik Mesir. Hague pun menyarankan agar gejolak politik itu segera ditutup dengan pemilu yang jujur dan adil untuk menentukan pemimpin baru.

"Ini sangat vital untuk mereka. Gunanya, untuk merespons keinginan rakyat Mesir demi kemajuan ekonomi dan politik negara itu. Dalam jangka panjang, hanya pemerintahan yang dipilih oleh rakyat secara demokratislah yang akan membawa stabilitas dan kesejahteraan bagi rakyat Mesir," pungkasnya.


(dnu/ita)


Berita Terkait