Seperti dilansir AFP, Kamis (4/7/2013), bentrokan antara pendukung Morsi dan pasukan keamanan pecah di sejumlah lokasi. Bahkan bentrokan di kota bagian barat Marsa Matruh telah menewaskan 4 orang pendukung Morsi.
Pejabat keamanan setempat menjelaskan, sejumlah warga dengan membawa senjata menyerbu markas pasukan keamanan. 10 Orang terluka akibat bentrokan ini.
Amerika Serikat sendiri sudah memerintahkan agar seluruh staf yang ada di Kedutaan Kairo segera dipindahkan. Perintah evakuasi ini datang tidak berapa lama setelah Morsi digulingkan.
Menteri Pertahanan Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengumumkan penggulingan Morsi dari kursi kepresidenan. Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir ditunjuk untuk menjadi pemimpin sementara hingga pemilu kembali digelar.
Sebelumnya, jutaan warga Mesir menuntut Morsi mundur dari jabatannya. Aksi terus berkembang hingga mendapat dukungan militer. Buntutnya, militer pun memberi ultimatum kepada Morsi agar segera mundur.
Namun Morsi menolak. Akhirnya pasukan militer dan tank pun merapat ke arah istana presiden hingga membuat Morsi terkepung.
(mok/mok)











































