"16 Orang telah tewas dan 200 luka-luka dalam serangan saat demonstrasi mendukung Presiden Morsi, yang berdekatan dengan Universitas Kairo," demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Mesir lewat televisi pemerintah.
"Para penyerang menyerang kami dengan senjata api," ujar seorang pendukung Morsi, Mostafa Abdelnasser kepada kantor berita AFP, Rabu (3/7/2013). Serangan itu terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para penentang Morsi kembali membanjiri jalan-jalan di Kairo pada Selasa, 2 Juli untuk mendesaknya mundur. Sebelumnya pada Minggu, 30 Juni waktu setempat, jutaan demonstran tumpah-ruah ke jalan-jalan di berbagai wilayah Mesir untuk menuntut pengunduran diri Morsi.
Morsi yang terpilih secara demokratis itu dianggap tidak memenuhi janji-janji reformasinya. Pemimpin yang baru menjabat satu tahun itu juga dituding lebih memprioritaskan kepentingan kelompoknya, Ikhwanul Muslimin.
(ita/nrl)










































