Terlibat Penyebaran Video Seks, 5 Tentara Australia Diskors

Terlibat Penyebaran Video Seks, 5 Tentara Australia Diskors

- detikNews
Selasa, 02 Jul 2013 12:07 WIB
Terlibat Penyebaran Video Seks, 5 Tentara Australia Diskors
Ilustrasi
Sydney - Militer Australia kembali terjerat skandal seks. Sedikitnya ada lima tentara Australia yang dikenai skorsing terkait skandal penyebaran video seks melalui email ini.

Skandal yang juga disebut sindikat email seks 'Jedi Council' ini melibatkan penyebaran video seks sejumlah wanita. Video ini disebarkan melalui email kepada lebih dari 100 tentara di seluruh wilayah Australia dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan demikian, total ada delapan tentara Australia yang dijatuhi sanksi skorsing terkait kasus ini. Tiga tentara lain terlebih dahulu diskorsing terkait skandal yang masih diselidiki lebih lanjut oleh polisi militer dan polisi sipil ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelanggaran dalam kasus ini dilakukan oleh sekelompok perwira dan perwira tanpa tugas dari militer Australia yang memproduksi dan menyebarkan materi yang sangat tidak pantas dan merendahkan perempuan, menggunakan sistem komputer pertahanan dan internet publik," demikian pernyataan militer Australia seperti dilansir news.com.au, Selasa (2/7/2013).

Bahkan hasil penyelidikan terbaru melibatkan sejumlah anggota pasukan komando elit dan juga seorang mayor. Sejauh ini ada 90 tentara yang masih diperiksa oleh pihak Dinas Investigasi Angkatan Bersenjata Australia (ADF) terkait kasus ini.

Kasus ini telah diselidiki oleh militer Australia sejak tahun 2010 lalu. Penyelidikan menemukan fakta bahwa ratusan email dikirim kepada para personel militer Australia sejak tahun tersebut. Kebanyakan tentara yang menerima email ini memilih tidak melaporkannya kepada atasannya.

Menanggapi kasus ini, salah satu petinggi militer Australia, Letnan Jenderal David Morisson meluapkan kemarahannya. Dia bersumpah akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan personel militer Australia.

Namun pihak militer menolak untuk memberi keterangan soal kasus ini. "Setiap pertanyaan yang berkaitan dengan tindak kriminal atau dakwaan dalam kasus ini sebaiknya ditujukan kepada Kepolisian NSW (New South Wales)," jelas mereka.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads