China Tuding Media Barat Dorong Terorisme di Xinjiang

China Tuding Media Barat Dorong Terorisme di Xinjiang

- detikNews
Senin, 01 Jul 2013 17:44 WIB
China Tuding Media Barat Dorong Terorisme di Xinjiang
Beijing, - Media Barat dituding mendorong terorisme di wilayah Xinjiang, China. Sebabnya, media Barat telah keliru menyebut kekerasan di wilayah itu sebagai konflik etnis antara minoritas muslim Uighur dan etnis mayoritas China, Han.

Tudingan itu dilontarkan salah satu media pemerintah China, Global Times dalam editorialnya hari ini seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (1/7/2013).

Kerusuhan di Xinjiang pekan lalu menewaskan sedikitnya 35 orang. Otoritas China membantah kerusuhan itu disebabkan oleh ketegangan etnis. Otoritas China menyebut kekerasan itu sebagai ulah kelompok-kelompok teroris. Otoritas pun bertekad akan memberantas kelompok-kelompok tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Global Times mengkritik media Barat karena terus mengulang-ulang tuduhan yang dilontarkan Kongres Uyghur Dunia yang berbasis di luar negeri, bahwa kerusuhan itu timbul dari "penekanan dan provokasi terus-menerus serta konflik etnis".

Selama ini pemerintah Beijing kerap menyebut timbulnya kekerasan di wilayah Xinjiang sebagai terorisme. Hal ini dibantah kelompok-kelompok HAM untuk minoritas muslim Uighur, yang menyalahkan kerusuhan itu pada adanya kesenjangan ekonomi dan penekanan beragama.

Namun pemerintah Beijing membantah melakukan penekanan terhadap etnis minoritas China, yang jumlahnya kurang dari 10 persen dari populasi nasional.

Sekitar 200 orang tewas dalam kerusuhan antara warga Uighur dan Han empat tahun lalu. Dalam beberapa dekade terakhir, banyak warga Han telah dipindahkan ke Xinjiang, wilayah yang kaya akan tambang batu bara dan gas. Friksi antara kedua komunitas itu pun tak terhindarkan.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini