Sedangkan empat orang lainnya, yakni dua tentara dan dua warga sipil, mengalami luka-luka akibat ledakan ini yang terjadi di distrik Krongpinang yang dihuni mayoritas warga muslim di Thailand. Saat kejadian, para tentara tersebut sedang dalam perjalanan kembali ke kediaman mereka, usai tugas malam.
"Ledakannya sangat kuat hingga menghancurkan truk," jelas juru bicara militer Thailand, Kolonel Pramote Promin kepada AFP, Sabtu (29/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua orang korban luka lainnya merupakan warga desa setempat.
Belum ada pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini. Namun dalam beberapa kejadian sebelumnya, kelompok pemberontak kerap melakukan aksi serupa.
Pemberontakan yang terjadi di wilayah Thailand bagian selatan telah berlangsung selama 9 tahun terakhir. Lebih dari 5.500 nyawa terenggut akibat pemberontakan tersebut. Seringkali, aparat keamanan dan pejabat setempat yang menjadi korban serangan yang dilakukan oleh kelompok pemberontak.
(nvc/gah)











































