Menurut sumber keamanan Irak seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/6/2013), rentetan insiden pengeboman itu terjadi pada Kamis, 27 Juni larut malam waktu setempat.
Dalam rentetan ledakan bom yang terjadi dalam sehari itu, dua bom meledak di Baghdad utara dan selatan, menewaskan delapan orang di dua kedai kopi terpisah. Di tempat-tempat itu, para pemuda tengah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan bola antara klub Real Madrid dan Barcelona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian di kota Iskandariya, sekitar 40 kilometer sebelah selatan Baghdad, bom yang dipasang ke sebuah mobil meledak dan menewaskan seorang warga sipil.
Rangkaian serangan bom itu merupakan serangan-serangan terbaru di Irak yang total telah merenggut lebih dari 2 ribu jiwa sejak awal April lalu. Sebelumnya pada 24 Juni lalu, setidaknya 42 nyawa melayang dan puluhan lainnya luka-luka dalam 10 serangan bom terpisah.
Pada 23 Juni, sebanyak 11 orang tewas dalam sejumlah serangan di Baghdad dan kota-kota Irak lainnya. Sehari sebelumnya, 24 orang nyawa melayang, sebagian besar warga Syiah, dalam berbagai serangan di sejumlah wilayah Irak. Pada 19 Juni, sedikitnya 31 orang tewas dalam dua serangan bom beruntun di dalam dan luar masjid Syiah di Baghdad.
(ita/nwk)











































