Otoritas penjara menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (27/6/2013), Kimberly McCarthy dinyatakan meninggal setelah disuntik mati pada Rabu, 26 Juni pukul 18.37 waktu setempat di kota Huntsville.
Wanita itu divonis mati sejak 14 tahun lalu atas pembunuhan brutal seorang pensiunan profesor berumur 71 tahun, Dorothy Booth pada tahun 1997.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pengadilan banding Texas kemudian menolak untuk menyidangkan ulang kasus tersebut. Akibatnya, McCarthy yang bekas pecandu narkoba itu pun kehabisan opsi dan waktu.
Texas tercatat sebagai negara bagian AS yang paling banyak melakukan hukuman mati. Sekitar 1.336 orang telah dieksekusi mati di AS sejak Mahkamah Agung mencabut moratorium penggunaan vonis mati pada tahun 1976. Lebih dari sepertiga eksekusi mati itu dilaksanakan di Texas.
Kondisi ini menuai kecaman para aktivis penentang hukuman mati. "Ini sangat menyedihkan, mengerikan -- seperti di abad pertengahan," cetus Gloria Rubac dari Gerakan Penghapusan Hukuman Mati Texas.
(ita/nwk)











































