Wanita 52 Tahun Disuntik Mati di Texas Atas Pembunuhan

Wanita 52 Tahun Disuntik Mati di Texas Atas Pembunuhan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 27 Jun 2013 17:34 WIB
Wanita 52 Tahun Disuntik Mati di Texas Atas Pembunuhan
Texas, - Otoritas negara bagian Texas, Amerika Serikat menghukum mati seorang wanita atas dakwaan pembunuhan. Wanita berumur 52 tahun itu menjadi terpidana ke-500 yang dieksekusi di Texas sejak hukuman mati kembali diberlakukan di negara bagian itu pada tahun 1976.

Otoritas penjara menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (27/6/2013), Kimberly McCarthy dinyatakan meninggal setelah disuntik mati pada Rabu, 26 Juni pukul 18.37 waktu setempat di kota Huntsville.

Wanita itu divonis mati sejak 14 tahun lalu atas pembunuhan brutal seorang pensiunan profesor berumur 71 tahun, Dorothy Booth pada tahun 1997.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita berkulit hitam itu pernah dua kali mendapat penangguhan hukuman mati di menit-menit terakhir sebelum eksekusi pada Januari dan April lalu. Sebabnya, ada dugaan telah terjadi diskriminasi rasial selama pemilihan juri untuk persidangan kasusnya, yang seluruhnya berkulit putih.

Namun pengadilan banding Texas kemudian menolak untuk menyidangkan ulang kasus tersebut. Akibatnya, McCarthy yang bekas pecandu narkoba itu pun kehabisan opsi dan waktu.

Texas tercatat sebagai negara bagian AS yang paling banyak melakukan hukuman mati. Sekitar 1.336 orang telah dieksekusi mati di AS sejak Mahkamah Agung mencabut moratorium penggunaan vonis mati pada tahun 1976. Lebih dari sepertiga eksekusi mati itu dilaksanakan di Texas.

Kondisi ini menuai kecaman para aktivis penentang hukuman mati. "Ini sangat menyedihkan, mengerikan -- seperti di abad pertengahan," cetus Gloria Rubac dari Gerakan Penghapusan Hukuman Mati Texas.

(ita/nwk)


Berita Terkait