"Upaya-upaya keamanan telah ditingkatkan untuk menemukan para pelaku lainnya setelah mereka kabur dari rumah-rumah mereka," kata seorang pejabat keamanan kepada kantor berita Mesir, MENA dan dilansir AFP, Selasa (25/6/2013).
Pada Minggu, 23 Juni waktu setempat, empat warga Syiah Mesir tewas ketika mereka diserang massa di desa Abu Mussalem di provinsi Giza. Saat kejadian, para korban tengah berada dalam sebuah rumah tempat berlangsungnya pertemuan warga minoritas Syiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Mesir Mohammed Morsi telah mengutuk serangan itu sebagai pembunuhan keji. Dalam pernyataan yang dimuat media milik pemerintah, Al-Ahram, Morsi menyebutnya sebagai insiden yang bertentangan dengan semangat toleransi dan saling menghargai yang menjadi karakter warga Mesir.
Presiden Morsi juga sudah menginstruksikan lembaga-lembaga negara untuk menangkap pihak yang bertanggung jawab dan membawanya ke pengadilan.
(ita/nrl)











































