Aksi demo itu diikuti sekitar 300 orang. Mereka berunjuk rasa di jalan menuju gedung parlemen di Kuala Lumpur. Para demonstran menyerukan pemungutan suara ulang.
Setelah aksi demo berlangsung beberapa jam, polisi antihuru-hara yang dilengkapi dengan gas air mata, bergerak maju untuk membubarkan massa. Polisi pun menyeret sejumlah demonstran dan membawa mereka ke truk-truk polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilu yang digelar 5 Mei lalu dimenangkan oleh koalisi berkuasa Barisan Nasional yang dipimpin Perdana Menteri Najib Razak. Kubu oposisi menuding kecurangan yang meluas telah terjadi dalam pemilu tersebut.
Sejumlah pelanggaran dilaporkan terjadi selama pemungutan suara. Misalnya mengenai tinta yang seharusnya tak bisa dihilangkan begitu saja, yang bertujuan mencegah pemilih menggunakan hak suaranya lebih dari sekali. Tinta tersebut tersebut bisa hilang dengan mudah setelah dicuci.
PM Najib telah membantah terjadinya kecurangan dalam pemilu. Namun dia tak menjelaskan tentang tinta bermasalah tersebut.
(ita/nrl)











































