Pembukaan kantor Taliban di Qatar dipandang sebagai langkah pertama menuju kesepakatan damai seiring berakhirnya misi tempur NATO di Afghanistan tahun 2014 mendatang. Namun pemerintah Afghanistan
"Kami menyambut pembukaan kantor Taliban di Qatar, dan kami senang dengan itu," kata Mullah Ehsanullah, pejuang lokal Taliban di distrik Zherai, Kandahar, Afghanistan selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mencapai tujuan kami dalam mengalahkan AS, sekarang kami ingin membebaskan negara kami dari pendudukan. Kami ingin membangun negara kami dengan kekuatan kami sendiri," tandasnya.
Saat dibuka resmi pada Selasa, 18 Juni lalu, kantor Taliban itu menggunakan nama "Islamic Emirate Of Afghanistan" dan mengibarkan bendera putih Taliban.
Pembukaan kantor Taliban ini menuai kemarahan pemerintah Afghanistan yang menuding para militan tersebut bertindak sebagai pemerintah di pengasingan.
(ita/nrl)











































