Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (19/6/2013), serangan yang dilancarkan oleh para militan itu menewaskan empat tentara AS.
Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya itu, keempat prajurit AS tersebut tewas akibat serangan roket yang dilancarkan pada Selasa, 18 Juni waktu setempat.
Pejabat AS tersebut menolak memberikan keterangan lebih detail mengenai insiden yang terjadi di Bagram tersebut. Pangkalan udara yang terletak sekitar 47 kilometer sebelah utara ibukota Kabul itu, merupakan pusat utama bagi pesawat-pesawat AS yang beroperasi di Afghanistan.
Saat ini sekitar 66 ribu personel militer AS masih berada di Afghanistan. Jumlah tersebut telah berkurang dari sebelumnya mencapai 100 ribu personel.
(ita/ita)











































