5 Tentara Filipina Diculik Gerilyawan Komunis

5 Tentara Filipina Diculik Gerilyawan Komunis

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 18 Jun 2013 17:44 WIB
5 Tentara Filipina Diculik Gerilyawan Komunis
Manila, - Para pemberontak komunis menculik lima tentara Filipina di wilayah Filipina selatan. Dalam melakukan aksinya, para penculik menyamar dengan mengenakan seragam militer.

Para gerilyawan New People's Army (NPA) tersebut memasang blokade jalan di pinggiran Kota Davao pada Senin, 17 Juni dan menculik lima tentara yang melintas dengan mengendarai motor.

Juru bicara militer Filipina, Kolonel Ramon Zagala mengatakan seperti dilansir AFP, Selasa (18/6/2013), para tentara itu tidak bersenjata dan berpakaian sipil. Saat diculik, mereka sedang dalam perjalanan untuk membeli barang-barang untuk sebuah program masyarakat.

Dicetuskan Zagala, para gerilyawan jelas bertujuan untuk menebar ketakutan di kalangan warga.

Gerilyawan NPA telah melancarkan kampanye bersenjata Maois selama 44 tahun. Sedikitnya 30 ribu nyawa telah melayang selama aksi pemberontakan tersebut. Militer Filipina memperkirakan, NPA memiliki sekitar 4 ribu pejuang.

Pemerintah Filipina semula berharap untuk bisa menandatangani pakta perdamaian guna mengakhiri pemberontakan itu, sebelum masa jabatan Presiden Benigno Aquino berakhir pada 2016 mendatang. Namun pada April lalu, pemerintah menyatakan bahwa perundingan damai dengan NPA telah gagal.

Davao, kota terbesar di Pulau Mindanao, Filipina selatan, telah sejak lama menjadi basis pemberontakan gerilyawan komunis. Sebelumnya pada 4 Juni lalu, tiga tentara Filipina tewas di Mindanao akibat menginjak ranjau ketika mereka masuk ke area hutan yang menjadi kamp pelatihan gerilyawan komunis.

(ita/nrl)


Berita Terkait