Korsel Terima Tawaran Korut Untuk Gelar Pembicaraan Resmi

Korsel Terima Tawaran Korut Untuk Gelar Pembicaraan Resmi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 06 Jun 2013 12:59 WIB
Korsel Terima Tawaran Korut Untuk Gelar Pembicaraan Resmi
Seoul, - Pemerintah Korea Utara (Korut) menawarkan untuk menggelar pembicaraan dengan Korea Selatan (Korsel) mengenai sejumlah isu. Tawaran ini pun disambut positif oleh pemerintah Korsel.

Hanya dalam waktu beberapa jam, Korsel merespons tawaran dialog yang disampaikan menyusul ketegangan militer selama berbulan-bulan di semenanjung Korea. Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan, tawaran itu ditanggapi secara positif dan akan segera mengumumkan waktu, tempat dan agenda pertemuan.

Jika terlaksana, ini akan menjadi pembicaraan resmi pertama antara dua Korea itu selama bertahun-tahun ini. Namun meski menyambut perkembangan ini, para analis juga mengingatkan untuk tidak terlalu banyak berharap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir ini upaya oleh Korut untuk mengambil inisiatif, namun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah tawaran ini akan menuju ke dialog yang tulus," kata Yang Moo-Jin, profesor di University of North Korean Studies, di Seoul, Korsel seperti dilansir AFP, Kamis (6/6/2013).

Kontak resmi antara pemerintah Korut dan Korsel telah terhenti sejak Korsel menuduh Korut melancarkan serangan ke kapal-kapal perangnya pada Maret 2010 lalu. Sebanyak 46 personel militer Korsel tewas dalam insiden itu.

Sebelumnya, lewat Komite Reunifikasi Damai Korea, CPRK, pemerintah Korut menawarkan untuk menggelar pembicaraan dengan Korsel mengenai sejumlah isu. Termasuk soal pembukaan kembali zona industri bersama Kaesong. Disebutkan bahwa jika terlaksana, maka waktu dan tempat pertemuan bisa ditentukan sesuai keinginan Korsel.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini