Tawaran ini disampaikan dalam pernyataan Komite Reunifikasi Damai Korea, CPRK, menyusul ketegangan militer di semenanjung Korea, yang dipicu oleh uji coba nuklir Korut pada Februari lalu.
CPRK merupakan lembaga negara Korut yang bertanggung jawab atas hubungan dengan Korsel. CPRK tidak menyebutkan pembicaraan itu akan digelar dalam level apa, namun jika terlaksana, maka waktu dan tempat bisa ditentukan sesuai keinginan Korsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isu-isu kemanusiaan seperti itu, misalnya reuni keluarga-keluarga yang terpisah dan kerabat mereka juga bisa dibahas dalam pertemuan tersebut, jika memang perlu," demikian pernyataan yang disampaikan kantor berita resmi Korut, KCNA dan dilansir AFP, Kamis (6/6/2013).
"Jika otoritas Korsel benar-benar mendukung pembentukan kepercayaan dan perbaikan hubungan utara-selatan, mereka seharusnya tidak melewatkan kesempatan ini," demikian disampaikan.
(ita/ita)











































