Seperti dilansir The Washington Post, Senin (27/5/2013), jasad kakek-nenek bernama Touch Chea (71) dan Sorn Sreap (73) ditemukan di dalam apartemen di Anchorage, Alaska pada Sabtu (25/5) malam waktu setempat. Sedangkan si bocah ditemukan di dalam kamar bersama si pelaku yang telanjang.
Orangtua si bocah berusaha menahan agar pelaku tidak melarikan diri, namun tidak berhasil. Polisi pun melakukan pengejaran terhadap pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat menyebutkan, pada jasad pasangan kakek-nenek terdapat luka-luka memar di sekujur tubuh mereka. Menurut polisi, sang nenek dan cucunya sempat diperkosa oleh pelaku.
Motif pelaku dalam kasus ini masih belum diketahui. Polisi setempat, Sersan Slawomir Markiewicz menyatakan, tidak ada indikasi keterkaitan korban dengan pelaku.
"Pelaku tidak mengenal korbannya. Nampaknya aksi ini dilakukan secara acak," ucapnya.
Saat kejadian, orangtua si bocah sedang pergi keluar rumah bersama anak-anak mereka yang lain. Sementara anak mereka yang masih berusia 2 tahun ditinggal di rumah dalam pengawasan kakek-neneknya.
Markiewicz menilai, kasus semacam ini sangat tidak biasa. "Tentu saja sangat jarang terjadi aksi kekerasan semacam ini -- orang asing, melakukan kekerasan seksual dan membunuh orang lain," ucapnya.
(nvc/ita)











































