Adebolajo ditahan pada tahun 2010 namun kemudian diserahkan ke agen-agen intelijen Inggris, MI5 dan dideportasi ke Inggris. Sebabnya, otoritas Kenya tak memiliki cukup bukti untuk mendakwanya.
"Dia ditangkap dengan menggunakan nama yang berbeda, nama palsu," kata juru bicara pemerintah Kenya kepada kantor berita AFP, Senin (27/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang polisi Kenya mengungkapkan, Adebolajo ditangkap atas dugaan keterkaitan dengan para militan Shebab.
Kelompok Shebab merupakan kelompok pemberontak di Somalia yang disebut-sebut terkait jariangan Al-Qaeda. Kelompok tersebut memiliki kaitan dengan para militan dengan negara-negara tetangga Somalia termasuk di Kenya.
Menurut polisi yang tidak disebutkan namanya itu, Adebolajo pernah melakukan kontak dengan tersangka-tersangka lain yang ditelusuri otoritas Kenya di kota Mombasa, Kenya.
"Namun tak ada bukti untuk menjerat dia sehingga dia dibebaskan. Dia telah diinterogasi di Mombasa dan Nairobi," ujar polisi antiterorisme Kenya tersebut.
Adebolajo dan seorang pelaku lainnya saat ini masih dirawat di rumah sakit setelah ditembak polisi usai membunuh tentara Inggris, Lee Rigby di jalan raya di kota Woolwich pekan lalu. Dengan menggunakan pisau dan golok, keduanya menyerang membabi-buta Rigby hingga tewas di tempat kejadian.
(ita/ita)











































