Korban jiwa terbesar terjadi saat dua bom mobil meledak di kota Basra, Irak selatan. Tujuh orang tewas dan 35 orang lainnya luka-luka dalam insiden itu. Demikian disampaikan pejabat-pejabat setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (20/5/2013).
Sementara di ibukota Irak, Baghdad, tujuh bom mobil dan sebuah bom pinggir jalan meledak di delapan daerah berbeda di Baghdad. Akibatnya, enam orang tewas dan 57 lainnya terluka.
Di Samarra, sebelah utara Baghdad, sebuah bom mobil menewaskan dua pejuang anti-Al-Qaeda alias Sahwa dan melukai 12 orang lainnya. Sementara sebuah bom pinggir jalan di kota Mosul, Irak utara melukai tiga orang.
Tingkat kekerasan di Irak sebenarnya telah menurun sejak mencapai puncaknya pada tahun 2006 dan 2007. Namun hingga kini serangan-serangan tersebut tetap sering terjadi. Menurut data dari sumber-sumber resmi Irak, lebih dari 200 orang tewas dalam tiap bulan selama lima bulan pertama tahun ini.
(ita/nrl)











































