"Kami menangkap salah satu pelaku utama yang terlibat dalam insiden tersebut pada pukul 23.40 semalam," kata Celalettin Lekesiz, Gubernur Hatay seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (17/5/2013).
"Ada dua tersangka utama lainnya yang masih berkeliaran," imbuhnya.
Pria yang ditangkap tersebut diduga membeli dua mobil yang digunakan dalam serangan bom mobil tersebut. Dia dibekuk saat mencoba melewati perbatasan menuju Suriah bersama dua rekannya.
Pemerintah Turki menyalahkan rezim Suriah sebagai dalang serangan bom mobil di kota kecil Reyhanli tersebut. Disebutkan Turki, Suriah telah melewati "garis merah" dan Turki berhak mengambil langkah-langkah apapun untuk membalasnya.
Namun Damaskus membantah keterlibatannya dalam insiden itu dan menawarkan untuk melakukan penyelidikan bersama. Akan tetapi Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan membantah tawaran tersebut.
(ita/ita)











































