Ban melakukan pembicaraan terpisah dengan Putin dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di kota wisata Laut Hitam, Sochi.
Kepada media-media Rusia, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (17/5/2013) Ban mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya akan membahas penyelesaian politik di Suriah.
Pertemuan ini digelar setelah Presiden Prancis Francois Hollande kian mendesak Kremlin soal Suriah. Dikatakan Hollande, upaya-upaya lebih besar diperlukan untuk meyakinkan Moskow agar berhenti mendukung Assad.
Seperti diketahui, Rusia selaku sekutu terbesar Suriah saat ini, terus mengirimkan persenjataan ke Suriah. Senjata yang dipasok Rusia termasuk rudal-rudal canggih.
Konflik yang berlangsung di Suriah telah terjadi sejak Maret 2011 lalu. Menurut PBB, lebih dari 70 ribu orang telah tewas selama konflik berkepanjangan tersebut. Sebagian besar korban jiwa adalah warga sipil.
(ita/ita)











































