Kedua pemimpin tersebut bertemu di Washington, AS seiring upaya untuk mengajak rezim Assad dan oposisi Suriah bersama dalam konferensi internasional, yang akan digelar bulan Juni mendatang.
Dalam konferensi pers bersama di Gedung Putih, Obama dan Erdogan mempertegas sikap mereka mengenai rezim Assad. Obama pun mengakui betapa peliknya situasi Suriah saat ini.
"Tak ada formula ajaib untuk menangani situasi yang luar biasa sulit dan keras seperti di Suriah," tutur Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (17/5/2013).
"Kami berdua setuju bahwa Assad harus pergi. Dia perlu menyerahkan kekuasaan ke lembaga transisi," kata Obama. "Itu satu-satunya cara kita akan menyelesaikan krisis ini," tandasnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan, upaya-upaya lebih besar diperlukan untuk meyakinkan pemerintah Rusia agar berhenti mendukung Assad.
"Kita harus mengadakan pembicaraan jujur dengan Rusia guna meyakinkan bahwa ini demi kepentingannya, demi kepentingan wilayah, demi kepentingan perdamaian, untuk mengakhiri dengan Bashar al-Assad," tegas Hollande.
(ita/ita)











































