Lagi-lagi, Tentara AS Dituduh Lakukan Kejahatan Seks

Lagi-lagi, Tentara AS Dituduh Lakukan Kejahatan Seks

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 15 Mei 2013 11:37 WIB
Lagi-lagi, Tentara AS Dituduh Lakukan Kejahatan Seks
Texas, - Lagi-lagi personel militer Amerika Serikat terjerat kasus kejahatan seks. Angkatan Darat AS tengah menyelidiki salah seorang sersan yang diduga melakukan serangan seksual. Parahnya lagi, sersan tersebut ditugaskan mengurus program pencegahan kejahatan seks di Angkatan Darat AS.

Pentagon menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/5/2013), sersan yang tidak disebutkan namanya itu ditempatkan di Fort Hood, Texas. Dia telah diskors dari semua tugas-tugasnya seiring penyelidikan dirinya atas dugaan pemerkosaan, penyerangan dan perlakuan sewenang-wenang terhadap sejumlah bawahannya.

"Tentara itu tengah ditugaskan sebagai koordinator program Equal Opportunity Advisor and Sexual Harassment/Assault Response and Prevention (SHARP) di salah satu batalyon di bawah Korps III ketika tuduhan-tuduhan ini muncul," demikian pernyataan Departemen Pertahanan AS alias Pentagon.

"Tersangka langsung diberhentikan dari semua tugasnya begitu dugaan-dugaan ini mendapat perhatian pimpinan," demikian disampaikan.

Kasus ini muncul hanya beberapa hari setelah kepala program pencegahan pemerkosaan di Angkatan Udara AS, juga tersangkut kasus kejahatan seks di Virginia. Letkol Jeff Krusinski sedang mabuk ketika dirinya mendekati seorang wanita di areal parkir. Perwira Angkatan Udara AS itu langsung memegang payudara dan bokong wanita itu. Demikian laporan kepolisian dari Arlington, Virginia di pinggiran Washington, DC.

Atas insiden ini, pria berumur 41 tahun itu dicopot dari jabatannya sebagai kepala program pencegahan kejahatan seks di Angkatan Udara AS.

Kasus-kasus ini terjadi di tengah kritikan publik terhadap Angkatan Udara AS yang didera skandal di pusat pelatihan utamanya di Lackland, Texas. Di tempat tersebut, belasan instruktur pelatihan dituduh melakukan sejumlah pelanggaran terhadap para rekrutmen. Salah satu pelanggaran tersebut adalah kejahatan seksual.

Para anggota parlemen AS mengecam Angkatan Udara atas skandal memalukan itu. Ditambah lagi dengan banyaknya kasus penyerangan seks di kalangan militer. Para anggota parlemen AS menyebut Pentagon telah gagal mengatasi masalah tersebut.

(ita/nwk)


Berita Terkait