Bom Guncang Kampanye Pemilu Pakistan, 23 Orang Tewas

Bom Guncang Kampanye Pemilu Pakistan, 23 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 07 Mei 2013 14:36 WIB
Bom Guncang Kampanye Pemilu Pakistan, 23 Orang Tewas
Ilustrasi
Islamabad - Serentetan serangan bom melanda kampanye pemilu yang digelar di wilayah Pakistan. Serangan yang diklaim militan Taliban ini menewaskan sedikitnya 23 orang.

Bom meledak di tengah-tengah kerumunan pendukung partai sayap kanan, Jamiat Ulema-e-Islam yang berkumpul di Kurram, Pakistan. Serangan semacam ini terjadi sejak 11 April dan memakan cukup banyak korban jiwa.

"Jumlah korban tewas meningkat menjadi 23 orang setelah kembali terjadi serangan pagi ini," ujar pejabat pemerintah kota Kurram, Riaz Khan kepada AFP, Selasa (7/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter Inayat Khan yang menangani para korban ledakan ini, menuturkan ada sekitar 67 korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit setempat. Dari jumlah tersebut, sekitar 6 korban di antaranya dalam kondisi kritis.

Atas serangan ini, militan Taliban Pakistan mengaku bertanggung jawab. Dalam pernyataannya, Taliban mengklaim mentargetkan Munir Orakzai, seorang anggota parlemen terpilih yang awalnya beraliran independen, namun kemudian bergabung ke kubu pemerintah. Orakzai merupakan politikus senior yang berasal dari daerah konflik.

Pakistan akan menggelar pemilu parlemen di sejumlah daerah. Namun pelaksanaan pemilu ini mendapat kecaman dari Taliban Pakistan.

Bahkan, keberadaan serangan semacam ini memaksa pemerintah untuk menunda pelaksanaan pemilu di sejumlah wilayah, termasuk provinsi Baluchistan, Karachi, dan Hyderabad. Di tiga wilayah tersebut, sejumlah kandidat anggota parlemen tewas dibunuh.

(nvc/ita)


Berita Terkait