Teman Kuliah Tersangka Bom Boston Dzhokhar Tsarnaev Bebas dengan Jaminan

Teman Kuliah Tersangka Bom Boston Dzhokhar Tsarnaev Bebas dengan Jaminan

- detikNews
Selasa, 07 Mei 2013 12:22 WIB
Teman Kuliah Tersangka Bom Boston Dzhokhar Tsarnaev Bebas dengan Jaminan
Robel Phillipos (YouTube)
Boston - Salah satu tersangka kasus bom Boston, yang juga teman kuliah Dzhokhar Tsarnaev, dibebaskan dari penjara dengan jaminan. Kini, pemuda berusia 19 tahun ini berstatus tahanan rumah sembari menunggu proses persidangan berjalan.

Robel Phillipos yang merupakan warga AS, dibebaskan setelah keluarganya membayar jaminan sebesar US$ 100 ribu atau setara Rp 973 juta. Sebagai tahanan rumah, Phillipos berada dalam pengawasan ibundanya.

Selain itu, pemuda yang keluarganya bermigrasi dari Ethiopia ini harus mengenakan gelang monitor elektronik, yang berfungsi untuk memantau posisinya. Kemudian Phillipos juga tidak dizinkan keluarga rumah, kecuali untuk menemui pengacara atau berobat. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (7/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemuda yang berkuliah di University of Massachusetts di Dartmouth ini, ditahan karena memberikan keterangan palsu kepada FBI. Saat diinterogasi, Phillipos mengubah-ubah keterangannya soal dirinya mendatangi kamar asrama Dhzokhar, beberapa hari setelah ledakan pada 15 April lalu.

Awalnya Phillipos mengakui tidak pernah mendatangi kamar Dzhokhar. Namun kemudian dia mengakui dirinya ikut bersama-sama dengan Kadyrbayev dan Tazhayakov pergi ke kamar Dzhokhar dan mengambil tas ransel tersebut.

Atas dakwaan tersebut, Phillipos terancam hukuman maksimal 8 tahun penjara dan denda sebesar US$ 250 ribu, jika terbukti bersalah.

Dalam persidangan yang digelar Senin (6/5) waktu setempat, Phillipos hadir mengenakan seragam tahanan warna oranye dengan kakinya diborgol. Persidangan kasusnya masih terus berlanjut dengan jadwal selanjutnya pada 17 Mei.

Phillipos ditangkap bersama dengan dua rekan kuliah Dzhokhar lainnya, Azamat Tazhayakov dan Dias Kadyrbayev, yang didakwa menghilangkan barang bukti karena sengaja membuang tas ransel dan laptop milik Dzhokhar.

(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads