Israel melancarkan serangan-serangan udara ke tiga lokasi di dekat Damaskus, Suriah pada Minggu, 5 Mei kemarin.
"Kami menentang penggunaan kekerasan dan yakin bahwa kedaulatan setiap negara harus dihormati," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying dalam jumpa pers saat ditanyai tentang serangan Israel ke Suriah, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan ini disampaikan di tengah kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke China. Dalam lawatan selama lima hari ini, Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri China Li Keqiang. Ini merupakan kunjungan pertama seorang PM Israel ke negeri Panda itu sejak tahun 2007.
Israel melancarkan serangan-serangan udara ke tiga lokasi militer di dekat Damaskus, ibukota Suriah pada Minggu, 5 Mei waktu setempat. Itu merupakan serangan udara kedua kalinya yang dilancarkan Israel dalam 2 hari terakhir. Serangan-serangan tersebut menargetkan senjata-senjata yang akan dikirimkan untuk kelompok militan Libanon, Hizbullah.
Atas serangan itu, Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon menyerukan semua pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi konflik Suriah. Pemimpin badan dunia itu juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan udara yang dilancarkan Israel ke wilayah Suriah.
(ita/nwk)











































