Sejumlah analis mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/4/2013), saat ini tak ada tanda-tanda jelas bahwa 1,2 juta personel militer Korut sedang disiapkan untuk perang, apalagi perang nuklir.
Militer Korsel memang melaporkan adanya pemindahan rudal-rudal ke pantai timur Korut. Namun rudal-rudal itu tak ada yang diarahkan menuju Korsel.
Di tengah ketegangan yang terus meningkat di semenanjung Korea, pemerintah Korut telah mengingatkan para warga asing yang tinggal di Korsel untuk pergi dari negeri itu. Pemerintah Korut sebelumnya, juga telah mengimbau para diplomat asing di Pyongyang untuk pergi. Alasannya, otoritas Korut tak bisa lagi menjamin keselamatan para diplomat asing tersebut.
Sementara itu di Seoul, juru bicara kepresidenan Korsel, Kim Haing mengatakan kepada para wartawan setempat, peringatan Korut semata-mata perang psikologis saja.
"Kami tahu bahwa warga asing yang bermukim di Korsel ataupun warga negara kami tidak terpengaruh (dengan peringatan Korut)," tandasnya.
(ita/nrl)











































