Mengikut Guru, 3 Pria India Nekat Bunuh Diri

Mengikut Guru, 3 Pria India Nekat Bunuh Diri

- detikNews
Senin, 08 Apr 2013 19:41 WIB
Mengikut Guru, 3 Pria India Nekat Bunuh Diri
Ilustrasi
New Delhi - Tiga orang pria di India nekat bunuh diri demi mengikuti gurunya, yang juga bunuh diri sebulan lalu. Ketiganya secara sengaja melompat ke dalam tumpukan kayu yang terbakar api.

Seperti dilansir Asia One, Senin (8/4/2013), ketiga pria yang berusia 16, 30, dan 50 tahun ini tinggal di kuil Chouli yang terletak dekat Badar, wilayah India bagian selatan. Kuil tersebut dikhususkan bagi Dewa Siwa, salah satu dewa terpenting dalam ajaran Hindu.

Ketiga pria tersebut bahkan meninggalkan pesan sebelum bunuh diri. Dalam pesan ada secarik kertas tersebut, mereka menyatakan niatnya untuk bunuh diri didasari keinginan untuk 'bergabung dengan guru mereka Gyaneshwar', yang tewas bunuh diri pada akhir Februari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Guru kami tidak ada di sini. Tidak ada artinya lagi kami hidup. Kami secara sukarela mengantarkan diri kami kepada dewa di surga," ujar wakil kepala kepolisian setempat, Vijayanath Jyothi.

Ketiganya sengaja membakar tumpukan kayu yang cukup banyak, saat tengah malam. Kemudian satu per satu dari mereka melompat ke dalam api tersebut.

Guru yang mereka maksud, Gyaneshwar, merupakan pemimpin kuil tersebut. Aksi bunuh diri yang dilakukan Gyaneshwar dilaporkan terkait permasalahan terkait kuil yang dipimpinnya.

Seorang polisi senior setempat, Pandit Sagar menuturkan, Gyaneshwar khawatir dengan usaha sejumlah agen real estate untuk merebut sejumlah aset milik kuil tersebut. Terlebih disebut-sebut ada sejumlah muridnya yang ingin berbagai hasil penjualan aset-aset kuil tersebut.

Kondisi semakin mengkhawatirkan ketika pengganti Gyaneshwar, Maruthi, tiba-tiba menghilang tanpa jejak sekitar 2 hari setelah kematian Gyaneshwar. Ada yang menduga, Maruthi diculik sekelompok orang tak dikenal yang menginginkan aset kuil tersebut.

Menurut Jyothi, kuil tersebut cukup populer di kalangan umat Hindu dan sering didatangi banyak peziarah. Pasca insiden ini, pengamanan ekstra diterapkan di area sekitar kuil tersebut demi menghindari insiden lanjutan.

(nvc/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads