Polisi Hamas Tangkap Para Pemuda Berambut 'Tidak Semestinya'

Polisi Hamas Tangkap Para Pemuda Berambut 'Tidak Semestinya'

- detikNews
Senin, 08 Apr 2013 17:53 WIB
Polisi Hamas Tangkap Para Pemuda Berambut Tidak Semestinya
Ilustrasi
Gaza City - Sejumlah pemuda Palestina ditangkap aparat kepolisian Hamas yang bertugas di wilayah Gaza. Penangkapan dilakukan karena gaya rambut pemuda-pemuda tersebut yang dinilai tidak semestinya.

Kaum muda tersebut bahkan dipaksa untuk potong rambut saat itu juga. Organisasi HAM setempat, Palestinian Centre for Human Rights (PCHR) menuturkan, banyak pemuda setempat yang kerap menjadi korban kekerasan karena gaya rambut mereka yang bergaya modern, yang jelas-jelas tidak bisa diterima oleh Hamas yang menguasai wilayah Gaza.

Tidak hanya gaya rambut saja, pemuda-pemuda yang mengenakan celana panjang dengan model kedodoran juga sering dipermasalahkan otoritas Hamas. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (8/4/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepolisian Palestina telah menangkap sejumlah pemuda di jalanan yang berbeda di Jalur Gaza, dalam waktu 3 hari terakhir dan kemudian menahan dengan mengatakan bahwa gaya rambut mereka tidak pantas," ujar PCHR.

"Pemuda-pemuda tersebut dipaksa untuk memotong rambut dengan cara yang memalukan dan beberapa dari mereka bahkan dipukuli. Mereka juga dipaksa untuk menandatangani pernyataan yang menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan rambut mereka gondrong atau menata rambut dengan gaya yang aneh atau mengenakan celana berpotongan rendah," imbuh PCHR.

Terhadap hal ini, PCHR mendesak kejaksaan agung setempat untuk melakukan investigasi atas terjadinya serangan dan pemukulan oleh aparat Palestian. Menurut PCHR, penangkapan ini jelas-jelas telah melanggar kebebasan pribadi.

"Kami dengan keras mengecam penahanan sejumlah pemuda dalam beberapa hari terakhir oleh polisi Palestina," tegas PCHR.

Secara terpisah, juru bicara Kepolisian Palestina, Ayman al-Batinji membenarkan adanya pemaksaan potong rambut terhadap sejumlah pemuda setempat. Namun, Ayman menyatakan penangkapan tersebut berkaitan dengan kelakuan tidak pantas yang mereka lakukan di jalanan.

"Kami mendapat sejumlah laporan dari beberapa kepala sekolah yang mengatakan, sejumlah pemuda sering berkeliaran di jalanan dan menggoda anak perempuan yang lewat," ucapnya, sembari membantah adanya aksi kekerasan aparat dalam penangkapan tersebut.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads