Pemerintah Iran juga menuding kelompok pemberontak di Suriah telah menggunakan senjata kimia dalam serangan di kota Aleppo, Suriah. Iran pun mengingatkan agar serangan serupa tidak terulang.
"Republik Islam Iran mengecam keras tindakan tidak berperikemanusiaan oleh kelompok oposisi bersenjata dalam menggunakan senjata kimia di kota Aleppo," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (21/3/2013).
"Negara-negara pendukung pemberontak juga akan bertanggung jawab jika kejahatan serupa terulang," imbuh Mehmanparast.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, dirinya sangat meragukan klaim bahwa oposisi Suriah telah menggunakan senjata kimia. Obama justru mengingatkan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad akan dimintai tanggung jawab jika sampai menggunakan senjata tersebut.
"Rezim Assad haru tahu bahwa mereka akan diminta pertanggungjawaban," tegas Obama.
Utusan khusus AS untuk Suriah, Robert Ford, mengatakan kepada parlemen AS bahwa tak ada bukti soal serangan senjata kimia di Aleppo.
Ini merupakan kali pertama, pemerintah Suriah dan para pemberontak saling menuding satu sama lain menggunakan senjata kimia dalam serangan mereka.
(ita/nrl)











































