"Kami dalam situasi darurat," kata anggota parlemen Palestina, Mustafa Barghouti kepada para wartawan di Ramallah, Tepi Barat.
Barghouti mengharapkan Obama untuk mendesak Israel agar menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Palestina. "Kita tak punya waktu," cetus Barghouti seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kunjungannya ke Israel, Obama akan disertai Menteri Luar Negeri AS John Kerry. Obama juga kemungkinan bakal berkunjung ke wilayah Tepi Barat. Pada Februari lalu, Kerry menyatakan pemerintah AS akan memberikan bantuan senilai US$ 700 juta untuk otoritas Palestina.
Pekan lalu, kolumnis New York Times, Thomas Friedman menuliskan, Obama yang frustrasi akan minimnya kemajuan untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina, kini tak lagi tertarik pada masalah ini.
(ita/nrl)











































