Ratusan orang lainnya mengalami luka-luka dalam kerusuhan yang berawal pada Minggu, 2 Maret waktu setempat. Kerusuhan ini terjadi setelah otoritas memutuskan untuk memindahkan para tahanan, yang tengah menanti vonis pengadilan atas dakwaan keterlibatan dalam kerusuhan sepakbola tahun lalu.
Pejabat Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (4/3/2013), dua polisi tewas akibat luka tembakan di kepala dan leher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan bahwa para demonstran awalnya melemparkan bom molotov dan batu-batu ke kantor polisi di Port Said. Polisi pun membalas dengan melepaskan gas air mata. Kota Port Said telah lumpuh akibat pemogokan massal yang sudah memasuki pekan ketiga.
Kementerian Dalam Negeri Mesir memutuskan untuk memindahkan para tahanan dari Port Said dikarenakan ingin menghindari kerusuhan. Pembacaan putusan pengadilan dijadwalkan digelar pada Sabtu (9/3) mendatang. Pembacaan putusan tersebut adalah untuk 39 terdakwa kasus kerusuhan sepak bola pada Februari 2012 lalu, yang menewaskan 74 orang.
(ita/nrl)











































