Perhitungan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry.
"Saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi. Hal pertama yang dia sampaikan kepada saya adalah perkiraan korban tewas di Suriah yang mencapai 90 ribu orang," ujar Menlu John Kerry kepada wartawan, seperti dilansir AFP, Jumat (15/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerry yang baru saja menjabat Menlu AS ini, menyebut kondisi kemanusiaan di Suriah sangat memprihatinkan. Menurut Kerry, isu Suriah ini juga yang menjadi topik pembicaraan utama dirinya dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon.
"Saya ingin belajar dari Sekjen tentang bagaimana gagasan beliau untuk mengubah pandangan Presiden Assad, untuk menghentikan pertumpahan darah dan memulai transisi politik secara damai menuju ke demokrasi," kata Kerry.
Besarnya jumlah warga Suriah yang mengungsi ke negara lainnya, menurut Kerry, menjadi beban bagi negara-negara tetangga Suriah. Baik PBB maupun AS memperkirakan lebih dari 750 ribu warga Suriah melarikan diri ke luar negeri. Sedangkan sekitar 2,5 juta warga lainnya kehilangan tempat tinggal.
"Presiden Assad memiliki kemampuan untuk memberikan perbedaan dengan menentukan untuk ikut serta dalam proses diplomatik. Dia harus mengakhiri pembantaian yang terjadi," tandas Kerry.
(nvc/ita)











































