"Dalam isu-isu regional, Amerika tak ingin Iran menjadi kekuatan pertama di wilayah ini. Karena itulah mereka menciptakan masalah Suriah," kata Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi seperti dilansir Press TV, Kamis (7/2/2013).
Diimbuhkan pejabat tinggi militer Iran itu, Amerika menciptakan kekacauan di Suriah lewat dukungan finansial negara-negara Arab tertentu, juga lewat kebijakan-kebijakan AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (Amerika) yakin mereka harus ada di Asia Barat dan Afrika Utara guna menjamin kelangsungan dan keamanan rezim Zionis dan menciptakan rival strategis seperti Turki bagi Iran," imbuhnya.
Suriah telah mengalami pergolakan sejak Maret 2011 lalu. Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 60 ribu orang telah tewas selama konflik yang telah berlangsung hampir dua tahun itu. Rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad mengklaim pergolakan itu didalangi dari luar negeri dan ada laporan bahwa sejumlah pemberontak Suriah merupakan warga asing.
(ita/nrl)











































