Korban yang bernama Alejandro Fermin Roye tersebut merupakan putra Claudio Fermin, seorang politisi dan pernah menjadi salah satu capres Venezuela pada pemilu tahun 2000 lalu. Alejandro tewas ditembak di bagian leher oleh sekelompok pria bersenjata.
"Sangat disayangkan, salah satu putra saya, Alejandro meninggal dunia pada 4 Februari, pada pukul 12.05 karena luka tembakan senjata api," terang Fermin yang tampak sangat terpukul, di rumah duka seperti dilansir AFP, Selasa (5/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak disebutkan lebih lanjut soal latar belakang pelaku dalam insiden ini. Para pelaku masih dalam pengejaran kepolisian setempat.
Ayah korban, Claudio Fermin dikenal sebagai politisi senior di Venezuela. Fermin pernah menjabat sebagai walikota Libertador dan kemudian mencalonkan diri sebagai presiden Venezuela sebanyak dua kali.
Pada pemilu tahun 1993 lalu, Fermin mewakili Partai Accion Democratica dan pada pemilu tahun 2000 dia mewakili Partai Ecuentro. Dalam pemilu terakhir, Fermin meraih perolehan suara yang kalah jauh dari Hugo Chavez yang kini memerintah Venezuela.
(nvc/ita)











































